SOAL-SOAL

Buat Bapak-Ibu guru dan siswa-siswi bisa dilihat disini soal-soal yang bisa diterapkan dalam mengajar disekolah, semoga bermanfaat :-) :

KELAS X

KELAS XI

KELAS XII

Silakan download bagi Bapak-Ibu guru dan siswa-siswi yang membutuhkan soal-soal, semoga bermanfaat :-)

QUIZ

Quiz ini berlaku untuk kelas XII IPA 4 SMA Unggul Negeri 4 Lahat. Aturan nilai :

  1. Jawaban tidak boleh copy paste 
  2. Jawaban yang lebih dulu menulis adalah jawaban pemilik pertama
  3. Tulis jawaban Anda pada kolom komentar
  4. Masa berlaku Quiz ini dari tanggal 29 September 2013 sampai 3 Oktober 2013. Lebih dari tanggal itu maka jawaban tidak akan masuk daftar nilai
  5. Harus menuliskan nama jelas pada komentar
Pertanyaan Quiz :

  1. Mengapa intan tampak berkilauan ?
  2. Jelaskan bagaimana terjadinya gelombang tsunami ?

36 komentar:

  1. NAME : YOLANDA MARLIZA
    CLASS : XII SCIENCE 4

    1.Solid diamonds are sparkling clear and is the hardest substance.
    Each carbon atom in diamond is in the center of a tetrahedron and covalently bonded to four other carbon atoms that are in the corners of a tetrahedron. Thus the structure of all parts of the diamond continues to form a network in the three dimensions of a solid with a melting point and boiling point is very high. . diamond has a big bias index (n = 2.4). Critical angle for total reflection of approximately 24.5 degrees. Rays coming over 24.5 degrees to the normal line on the surface of the diamond will bounce the light is perfect. Diamond is cut so that almost all the light that comes to the surface at an angle greater than 2.

    2. Tsunamis can occur if an interruption occurs that causes the displacement of large amounts of water , such as volcanic eruptions , earthquakes , landslides or meteorite that fell to earth . However , 90 % a tsunami is caused by an undersea earthquake . In recording the history of some of the tsunami caused by volcanic eruptions , such as the eruption of Mount Krakatoa .

    Vertical movement in the earth's crust , may result in rising sea floor or down abruptly , resulting in water balance disorders who are in it . This resulted in the energy flow of sea water , which when it reached the shore a large wave resulting tsunami .

    Speed ​​of tsunami waves depends on the depth of the sea in which the waves occur , which can reach speeds of hundreds of kilometers per hour . When the tsunami reaches the coast , its speed will be approximately 50 km / h and the energy is very damaging coastal areas in its path . In the middle of the ocean tsunami wave height is only a few centimeters to several meters , but when it reaches shore wave height can reach tens of meters due to the accumulation of past water . When a tsunami reaches shore will crawl inland away from the coastline with a range of several hundred meters to several kilometers even .

    The vertical movement can occur on the earth fault or fault . The earthquake also occurred in subduction zones , where oceanic plates under continental plates infiltrates .

    Landslides on the ocean floor and volcanic debris can also cause sea water intrusion that can generate tsunamis . The earthquake that caused the movement perpendicular to the layer of earth . As a result , the seabed fluctuates suddenly that sea water balance is disturbed it . Similarly, cosmic or meteor that fell from above . If the size of the meteor or landslide is large enough , it can happen megatsunami that reaches hundreds of meters .
    The terms of the Tsunami

    * An earthquake centered in the middle of the sea and the shallow ( 0-30 km )
    * An earthquake with a strength of at least 6.5 on the Richter Scale
    * An earthquake with a pattern of reverse fault or the fault down .

    BalasHapus
  2. nama: Alicia A.F
    kelas: 12 Ipa 4

    1. Intan terlihat berkilauan.
    Berlian tampak berkilauan karena sinar yang masuk ke dalam berlian tersebut ketika akan keluar sebagian besar terlebih dahulu mengalami beberapa kali pemantulan sempurna oleh permukaan bagian dalam berlian. Pemantulan sempurna terhadap cahaya yang akan keluar tersebut mudah terjadi karena intan memiliki indeks bias 2,417 sehingga sudut kritisnya hanya 24 derajat.
    2. Penyebab Tsunami
    Gempa bumi yang berpusat di bawah laut
    Gempa bumi didasar laut ini merupakan penyebab utama terjadinya tsunami. Tsunami yang menghancurkan kota Banda Aceh tahun 2004 dan tsunami yang memporak-porandakan Pulau Mentawai pada tahun 2010 ini berasal dari adanya gempa bumi yang berpusat di bawah laut. Gempa bumi dasar laut dapat menjadi pernyebab terjadinya tsunami adalah gempa bumi dengan kriteria sebagai berikut:
    -Gempa bumi yang terjadi di dasar laut.
    -Pusat gempa kurang dari 30 km dari permukaan laut.
    -Magnitudo gempa lebih besar dari 6,0 SR
    -Jenis pensesaran gempa tergolong sesar vertikal (sesar naik atau turun).
    Letusan Gunung Berapi
    Letusan gunung berapi dapat menyebabkan terjadinya gempa vulkanik (gempa akibat letusan gunung berapi). Tsunami besar yang terjadi pada tahun 1883 adalah akibat meletusnya Gunung Krakatau yang berada di Selat Sunda. Meletusnya Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat pada tanggal 10-11 April 1815 juga memicu terjadinya tsunami yang melanda Jawa Timur dan Maluku. Indonesia sebagai negara kepulauan yang berada di wilayah ring of fire (sabuk berapi) dunia tentu harus mewaspadai ancaman ini.
    Longsor Bawah Laut
    Longsor bawah laut ini terjadi akibat adanya tabrakan antara lempeng samudera dan lempeng benua. Proses ini mengakibatkan terjadinya palung laut dan pegunungan. Tsunami karena longsoran bawah laut ini dikenal dengan nama tsunamic submarine landslide. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2008 menemukan adanya Palung Siberut yang membentang dari Pulau Siberut hingga pesisir pantai Bengkulu.
    Hantaman Meteor di Laut
    Jatuhnya meteor berukuran besar di laut juga merupakan penyebab terjadinya tsunami.
    Rambatan gelombang tsunami
    Kecepatan rambat gelombang tsunami berbeda-beda, tergantung pada kedalaman laut. Di laut dalam, kecepatan rambat tsunami mencapai 500 – 1000 km per jam atau setara dengan kecepatan pesawat terbang namun ketinggian gelombangnya hanya sekitar 1 meter.
    Ketika gelombang tsunami ini sudah mendekati pantai, kecepatan rambatnya hanya sekitar 30 km per jam, namun ketinggian gelombangnya bisa mencapai puluhan meter. Ini sebabnya banyak orang yang sedang berlayar di laut dalam tak menyadari adanya tsunami. Mereka baru mengetahui tsunami telah terjadi ketika tiba di daratan dan menyaksikan kehancuran mengerikan yang disebabkan oleh tsunami.

    BalasHapus
  3. Name : Destrina Cahaya Utami
    Class : XII IPA 4

    The answer for number 2.
    Tsunamis are usually associated with earthquakes . This earthquake is the vibration of the ground which is the result of an elastic wave that propagates through the Earth's mass . This wave can be sourced from the volcano explosion ( volcanic earthquakes ) , debris , or from the movement of the earth plates ( tectonic ) . Which is our focus today is on the type of tectonic earthquake , because of the variety of events there , this is the most earthquake being the cause of the onset of the tsunami waves .

    Tectonic shift in Earth's mass is due to collisions that occur on the earth plate . Insight is that the earth's plates are always moving and jostling each other . By the time the two earth plates meet , when it was no accumulation of energy , then detached and cause vibrations that can be felt on the surface of the earth . These events often occur on oceanic plates because of its thinner than continental crust causing further disruption to the existing mass of sea water on it . As a result of this gangguang one of which is the occurrence of a tsunami wave .

    In accordance with the above-described , the tsunami is a series of ocean waves with very large wavelength caused by the disruption of the sea. This disorder is usually caused by many things , such as :

    earthquake
    landslide
    Merapi eruption
    dropping meteorites

    Tsunami waves typically have speeds that can reach hundreds of kilometers per hour . Speed ​​is related to the depth of the ocean waves in place . Velocity of these waves will then be reduced when approaching the coast , and lacks the increasing wave height that can reach tens of meters and bring tremendous energy because of the accumulation of sea water masses .

    BalasHapus
  4. Name : Destrina Cahaya Utami
    Class : XII IPA 4

    thw answer for number 1.
    Diamonds sparkled as the light into the diamond when it will be out most of the first several times by a total reflection surface in the diamond. Total reflection of the light that will come out easily happen because the diamond has a refractive index of 2.417 so that the critical angle is only 24 degrees.

    BalasHapus
  5. fauziah ayu lestari
    kelas XII IPA 4

    1. alasan batu intan berkilauan
    "Jika cahaya yang merambat pada suatu medium berpindah ke medium yang lain, maka pada batas kedua medium tersebut akan terjadi pembiasan atau pembelokan arah."
    ini merupakan hukum pembiasan cahaya yang Hal ini disebabkan karena kecepatan cahaya dalam kedua medium tersebut tidak sama. Semakin besar kerapatan suatu medium, makin kecil kecepatan cahaya yang melewatinya.
    Batu intan yang sudah diasah dirancang agar dapat memantulkan kembali bagian terbanyak dari cahaya yang menimpa bagian depannya. Sebagian dari cahaya dipantulkan oleh bagian luar muka sebelah atas, dan sebagian lagi oleh bagian dalam muka sebelah atas. Hal inilah yang menyebabkan intan tampak berkilauan jika terlihat dari bagian depan, tetapi gelap/buram jika dilihat dari bagian belakang.batu intan mengalami pemantulan sempurna

    2. penyebab tsunami
    Tsunami terjadi karena adanya gangguan impulsif terhadap air laut akibat terjadinya perubahan bentuk dasar laut secara tiba-tiba. Ini terjadi karena tiga sebab, yaitu : gempa bumi, letusan gunung api dan longsoran (land slide) yang terjadi di dasar laut. Dari ketiga penyebab tsunami, gempa bumi merupakan penyebab utama. Besar kecilnya gelombang tsunami sangat ditentukan oleh karakteristik gempa bumi yang menyebabkannya.
    Bagian terbesar sumber gangguan implusif yang menimbulkan tsunami dahsyat adalah gempa bumi yang terjadi di dasar laut. Walaupun erupsi vulkanik juga dapat menimbulkan tsunami dahsyat, seperti letusan gunung Krakatau pada tahun 1883.
    Gempa bumi di dasar laut ini menimbulkan gangguan air laut, yang disebabkan berubahnya profil dasar laut. Profil dasar laut iniumumnya disebabkan karena adanya gempa bumi tektonik yang bisa menyebabkan gerakan tanah tegak lurus dengan permukaan air laut atau permukaan bumi. Apabila gerakan tanah horizontal dengan permukaan laut, maka tidak akan terjadi tsunami.
    Apabila gempa terjadi didasar laut, walaupun gerakan tanah akibat gempa ini horizontal, tetapi karena energi gempa besar, maka dapat meruntuhkan tebing-tebing (bukit-bukit) di laut, yang dengan sendirinya gerakan dari runtuhan in adalah tegak lurus dengan permukaan laut. Sehingga walaupun tidak terjadi gempa bumi tetapi karena keadaan bukit/tebing laut sudah labil, maka gaya gravitasi dan arus laut sudah bisa menimbulkan tanah longsor dan akhirnya terjadi tsunami. Hal ini pernah terjadi di Larantuka tahun 1976 dan di Padang tahun 1980.
    Gempa-gempa yang paling mungkin dapat menimbulkan tsunami adalah :
    1. Gempa bumi yang terjadi di dasar laut.
    2. Kedalaman pusat gempa kurang dari 60 km.
    3. Magnitudo gempa lebih besar dari 6,0 Skala Richter.
    4. Jenis pensesaran gempa tergolong sesar naik atau sesar turun. Gaya-gaya semacam ini biasanya terjadi pada zona bukaan dan zona sesar.

    BalasHapus
  6. Nama : Rachmayuni Githasari
    Kelas : XII IPA 4

    1. Intan mempunyai Indeks Bias yg besar (n=2,4). Sudut kritis untuk pemantulan total sekira 24,5 derajat. Sinar yang datang lebih dari 24,5 derajat terhadap garis normal di permukaan intan yang dikenai cahaya akan dipantulkan sempurna. Intan dipotong sedemikian sehingga hampir semua sinar yang datang ke permukaannya membentuk sudut lebih besar dari 24,5 derajat. (Seluruh sinar yang masuk pada intan akan dipantulkan sempurna. Itulah sebabnya Intan akan tampak berkilauan)
    2. Tsunami biasanya berhubungan dengan kejadian gempa bumi. Gempa bumi ini merupakan proses terjadinya getaran tanah yang merupakan akibat dari sebuah gelombang elastis yang menjalar melalui massa bumi. Gelombang ini dapat bersumber dari ledakan dahsyat gunung merapi (gempa vulkanik), runtuhan, atau dari pergerakan lempengan bumi (gempa tektonik). Yang menjadi fokus kita saat ini adalah gempa dari jenis tektonik, oleh karena dari berbagai peristiwa yang ada, gempa inilah yang paling banyak menjadi penyebab dari timbulnya gelombang tsunami.
    Gempa tektonik adalah terjadinya pergeseran massa bumi akibat tumbukan yang terjadi pada lempengan bumi. Patut diketahui bahwa lempengan bumi selalu bergerak dan berdesakan satu sama lain. Pada saat dua lempengan bumi bertemu, saat itu terjadi penimbunan energi , kemudian terlepas dan menimbulkan getaran yang bisa dirasakan di permukaan bumi. Peristiwa ini sering terjadi pada lempeng samudra karena bentuknya yang lebih tipis dari lempeng benua yang selanjutnya menimbulkan gangguan terhadap massa air laut yang ada di atasnya. Akibat dari gangguang ini salah satunya ialah terjadinya gelombang tsunami.
    Sesuai dengan yang diuraikan diatas, tsunami adalah rangkaian gelombang laut dengan panjang gelombang yang sangat besar yang disebabkan oleh terjadinya gangguan laut. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya adalah:
    1. Gempa Bumi
    2. Tanah longsor
    3. Letusan gunung merapi
    4. Jatuhan meteorit
    Gelombang tsunami biasanya memiliki kecepatan yang dapat mencapai ratusan kilometer per jam. Kecepatan ini berhubungan dengan kedalaman laut ditempat terjadinya gelombang tersebut. Kecepatan dari gelombang ini kemudian akan berkurang ketika mendekati pantai, dan diringi dengan peningkatan tinggi gelombang yang dapat mencapai puluhan meter serta membawa energi yang sangat dahsyat karena terjadi penumpukan massa air laut.

    BalasHapus
  7. nama : fauziah ayu lestari
    kelas XII IPA 4

    tambahan no.2
    Tsunami merupakan perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan antara lain oleh :

    1. gempa bumi yang berpusat di bawah laut,
    2. letusan gunung berapi bawah laut,
    3. longsor bawah laut,
    4. atau dapat juga karena hantaman meteor dari angkasa yang jatuh ke laut.

    Gelombang ombak yang terjadi dapat merambat ke segala arah. Tenaga yang dikandung dalam gelombang tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. Di laut dalam, gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500 sampai dengan 1000 km per jam, kecepatan yang setara dengan kecepatan pesawat terbang. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1 meter. Dengan demikian, laju gelombang tidak terasa oleh kapal yang sedang berada di tengah laut. Ketika mendekati pantai, kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30 km per jam, namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapai puluhan meter. Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai. Kerusakan dan korban jiwa yang terjadi karena Tsunami bisa diakibatkan karena hantaman air maupun material yang terbawa oleh aliran gelombang tsunami.

    BalasHapus
  8. Nama : Chintya Paskah Carolina
    Kelas : 12 IPA 4

    1. Intan tampak berkilauan
    Sudut kritis untuk intan adalah 24,6°. Artinya bila sinar datang dari intan menuju udara dengan sudut
    datang lebih besar dari 24,6°, maka sinar-sinar tersebut akan dipantulkan kembali ke intan. Oleh
    karenanya, intan dibentuk sedemikian sehingga hampir semua sinar datang ke permukaannya membentuk
    sudut yang lebih besar dari 24,6° sehingga sinar yang datang ke intan setelah masuk ke permukaan
    dalamnya akan dipantulkan sempurna. Akibatnya intan tampak berkilauan.

    BalasHapus
  9. Nama : Suci oktarina
    Kelas : xII ipa 4
    jawaban
    1.Intan terlihat berkilauan.
    Berlian tampak berkilauan karena sinar yang masuk ke dalam berlian tersebut ketika akan keluar sebagian besar terlebih dahulu mengalami beberapa kali pemantulan sempurna oleh permukaan bagian dalam berlian. Pemantulan sempurna terhadap cahaya yang akan keluar tersebut mudah terjadi karena intan memiliki indeks bias 2,417 sehingga sudut kritisnya hanya 24 derajat.
    2.Gelombang tsunami biasanya memiliki kecepatan yang dapat mencapai ratusan kilometer per jam. Kecepatan ini berhubungan dengan kedalaman laut ditempat terjadinya gelombang tersebut. Kecepatan dari gelombang ini kemudian akan berkurang ketika mendekati pantai, dan diringi dengan peningkatan tinggi gelombang yang dapat mencapai puluhan meter serta membawa energi yang sangat dahsyat karena terjadi penumpukan massa air laut.Gelombang ombak yang terjadi dapat merambat ke segala arah. Tenaga yang dikandung dalam gelombang tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. Di laut dalam, gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500 sampai dengan 1000 km per jam, kecepatan yang setara dengan kecepatanpesawat terbang. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1 meter. Dengan demikian, laju gelombang tidak terasa oleh kapal yang sedang berada di tengah laut. Ketika mendekati pantai, kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30 km per jam, namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapaipuluhan meter. Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai.Kerusakan dan korban jiwa yang terjadi karena Tsunami bisa diakibatkan karena hantaman air maupun material yang terbawa oleh aliran gelombang tsunami.
    Sumber: http://www.slideshare.net/YAVYSTA/pengertian-penyebab-proses-terjadinya-tsunami
    Sumber: http://ridwanaz.com/umum/alam/contoh-peristiwa-pembiasan-dan-pemantulan-sempurna-pada-cahaya/
    Sumber: http://pustakafisika.wordpress.com/2012/10/02/proses-terjadinya-gelombang-tsunami/

    BalasHapus
  10. 2. Proses terjadinya gempa bumi
    Ada 3 (tiga) kejadian di laut yang mengakibatkan timbulnya tsunami yaitu :

    1. Gempabumi
    Secara umum gempabumi yang bisa menimbulkan tsunami adalah gempabumi tektonik yang terjadi di laut dan mempunayai karakteristik sebagai berikut :
    1 Sumber gempabumi berada di laut
    2 Kedalaman gempabumi dangkal, yakni kurang dari 60 km
    3 Kekuatannya cukup besar, yakni di atas 6,0 SR
    4 Tipe patahannya turun (normal fault) atau patahan naik (thrush fault)
    Tsunami yang ditimbulkan oleh gempabumi biasanya menimbulkan gelombang yang cukup besar, tergantung dari kekuatan gempanya dan besarnya area patahan yang terjadi.
    Tsunami dapat dihasilkan oleh gangguan apapun yang dengan cepat memindahkan suatu massa air yang sangat besar, seperti suatu gempabumi, letusan vulkanik, batu bintang/meteor atau tanah longsor. Bagaimanapun juga, penyebab yang paling umum terjadi adalah dari gempabumi di bawah permukaan laut. Gempabumi kecil bisa saja menciptakan tsunami akibat dari adanya longsor di bawah permukaan laut/lantai samudera yang mampu untuk membangkitkan tsunami

    Tsunami dapat terbentuk manakala lantai samudera berubah bentuk secara vertikal dan memindahkan air yang berada di atasnya. Dengan adanya pergerakan secara vertical dari kulit bumi, kejadian ini biasa terjadi di daerah pertemuan lempeng yang disebut subduksi. Gempa bumi di daerah subduksi ini biasanya sangat efektif untuk menghasilkan gelombang tsunami dimana lempeng samudera slip di bawah lempeng kontinen, proses ini disebut juga dengan subduksi.

    2. Land Slide (Tanah Longsor)
    Land Slide/tanah longsor dengan volume tanah yang jatuh/turun cukup besar dan terjadi di dasar Samudera, dapat mengakibatkan timbulnya Tsunami. Biasanya tsunami yang terjadi tidak terlalu besar, jika dibandingkan dengan tsunami akaibat gempabumi.

    BalasHapus
  11. lanjutan no 2
    3. Gunung Berapi aktif yang berada di tengah laut, ketika meletus akan dapat menimbulkan tsunami. Tsunami yang terjadi bisa kecil, bisa juga sangat besar, tergantung dari besar kecilnya letusan gunung api tersebut. Ada banyak gunung api yang berada ditengah laut di seluruh dunia. Untuk di Indonesia , yang paling terkenal adalah letusan gunung Krakatau yang terletak di tengah laut sekitar Selat Sunda, yang terjadi pada tahun 1883. Letusannya sangat dashyat, sehingga menimbulkna tsunami yang sangat besar dan korban yang banyak, baik jiwa maupun harta benda. Dampak dari bencana ini juga dirasakan kedashyatannya di negara lain.
    Tanah longsor di dalam laut dalam , kadang-kadang dicetuskan oleh gempabumi yang besar; seperti halnya bangunan yang roboh akibat letusan vulkanik, mungkin juga dapat mengganggu kolom air akibat dari sediment dan batuan yang bergerak di lantai samudera. Jika terjadi letusan gunungapi dari dalam laut dapat juga menyebabkan tsunami karena kolom air akan naik akibat dari letusan vulkanik yang cukup besar lalu membentuk suatu tsunami. Contoh seperti yang terjadi di Gunung Krakatau.Gelombang terbentuk akibat perpindahan massa air yang bergerak di bawah pengaruh gravitasi untuk mencapai keseimbangan dan bergerak di lautan, seperti jika kita menjatuhkan batu di tengah kolam akan terbentuk gelombang melingkar.
    Sekitar era tahun 1950 an ditemukan tsunami yang lebih besar dibandingkan sebelumnya percaya atau tidak mungkin ini disebabkan oleh tanah longsor, bahan peledak, aktifitas vulkanik dan peristiwa lainnyaGejala ini dengan cepat memindahkan volume air yang besar, sebagai energi dari material yang terbawa atau melakukan ekspansi energi yang ditransfer ke air sehingga terjadi gerakan tanah. Tsunami disebabkan oleh mekanisme ini, tidak sama dengan tsunami di lautan lepas yang disebabkan oleh beberapa gempabumi, biasanya menghilang dengan cepat dan jarang sekali berpengaruh sampai ke pantai karena area yang terpengaruh sangat kecil.Peristiwa ini dapat memberi kenaikan pada gelombang kejut lokal yang bergerak cepat dan lebih besar (solitons), Seperti gerakan tanah yang terjadi di Teluk Lituya memproduksi suatu gelombang dengan tinggi 50- 150 m dan mencapai area pegunungan yang jaraknya 524 Bagaimanapun juga , suatu tanah longsor yang besar dapat menghasilkan megatsunami yang mungkin berdampak pada samudera.

    BalasHapus
  12. Nama : M.P.Karina Ginting
    Kelas : XII IPA 4

    Jawaban no 1.
    1. Intan terlihat berkilauan.
    Berlian tampak berkilauan karena sinar yang masuk ke dalam berlian tersebut ketika akan keluar sebagian besar terlebih dahulu mengalami beberapa kali pemantulan sempurna oleh permukaan bagian dalam berlian. Pemantulan sempurna terhadap cahaya yang akan keluar tersebut mudah terjadi karena intan memiliki indeks bias 2,417 sehingga sudut kritisnya hanya 24 derajat
    Berkas sinar datang dari intan ke udara. Bila indeks bias intan = 2,4 dan indeks bias udara = 1 tentukan sudut kritis pada intan!

    Penyelesaian:
    Diketahui : n1 = 2,4
    n2 = 1

    Ditanya : ik = ?
    Jawab : sin ik =

    sin ik = = 0,417

    ik = 24,6°

    Jadi, sudut kritis untuk intan adalah 24,6°. Artinya bila sinar datang dari intan menuju udara dengan sudut datang lebih besar dari 24,6°, maka sinar-sinar tersebut akan dipantulkan kembali ke intan. Oleh karenanya, intan dibentuk sedemikian sehingga hampir semua sinar datang ke permukaannya membentuk sudut yang lebih besar dari 24,6° sehingga sinar yang datang ke intan setelah masuk ke permukaan dalamnya akan dipantulkan sempurna. Akibatnya intan tampak berkilauan.

    Jawaban no. 2
    Tsunami biasanya berhubungan dengan kejadian gempa bumi. Gempa bumi ini merupakan proses terjadinya getaran tanah yang merupakan akibat dari sebuah gelombang elastis yang menjalar melalui massa bumi. Gelombang ini dapat bersumber dari ledakan dahsyat gunung merapi (gempa vulkanik), runtuhan, atau dari pergerakan lempengan bumi (gempa tektonik). Yang menjadi fokus kita saat ini adalah gempa dari jenis tektonik, oleh karena dari berbagai peristiwa yang ada, gempa inilah yang paling banyak menjadi penyebab dari timbulnya gelombang tsunami.

    Gempa tektonik adalah terjadinya pergeseran massa bumi akibat tumbukan yang terjadi pada lempengan bumi. Patut diketahui bahwa lempengan bumi selalu bergerak dan berdesakan satu sama lain. Pada saat dua lempengan bumi bertemu, saat itu terjadi penimbunan energi , kemudian terlepas dan menimbulkan getaran yang bisa dirasakan di permukaan bumi. Peristiwa ini sering terjadi pada lempeng samudra karena bentuknya yang lebih tipis dari lempeng benua yang selanjutnya menimbulkan gangguan terhadap massa air laut yang ada di atasnya. Akibat dari gangguang ini salah satunya ialah terjadinya gelombang tsunami.

    Sesuai dengan yang diuraikan diatas, tsunami adalah rangkaian gelombang laut dengan panjang gelombang yang sangat besar yang disebabkan oleh terjadinya gangguan laut. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya adalah:

    Gempa Bumi
    Tanah longsor
    Letusan gunung merapi
    Jatuhan meteorit

    Gelombang tsunami biasanya memiliki kecepatan yang dapat mencapai ratusan kilometer per jam. Kecepatan ini berhubungan dengan kedalaman laut ditempat terjadinya gelombang tersebut. Kecepatan dari gelombang ini kemudian akan berkurang ketika mendekati pantai, dan diringi dengan peningkatan tinggi gelombang yang dapat mencapai puluhan meter serta membawa energi yang sangat dahsyat karena terjadi penumpukan massa air laut.

    BalasHapus
  13. Nama : Jenny pitaloka brahim
    kelas XII IPA 4
    1. Batu intan yang sudah diasah dirancang agar dapat memantulkan kembali bagian terbanyak dari cahaya yang menimpa bagian depannya. Sebagian dari cahaya dipantulkan oleh bagian luar muka sebelah atas, dan sebagian lagi oleh bagian dalam muka sebelah atas. Hal inilah yang menyebabkan intan tampak berkilauan jika terlihat dari bagian depan, tetapi gelap/buram jika dilihat dari bagian belakang.
    2. Tsunami terjadi karena adanya ganguan impulsif terhadap air laut akibat terjadinya perubahan bentuk dasar laut secara tiba-tiba. Hal ini terjadi karena beberapa sebab, yaitu karena gempa bumi, letusan gunung berapi, landslide (longsoran) yang terjadi didasar laut dan jatuhnya benda langit (meteor) dari luar angkasa. Dari semua sebab tersebut, gempa bumilah yang merupakan penyebab utama terjadinya Tsunami.

    Gempa bumi didasar laut menimbulkan gangguan air laut yang disebabkan karena berubahnya profil dasar laut yang umumnya dikarenakan adanya gempa bumi tektonik dan bisa mengakibatkan gerakan tanah tegak lurus ( vertikal ) dengan permukaan air laut atau permukaan bumi. Apabila gerakan tanah tersebut horizontal dengan permukaan laut, maka tidak akan terjadi Tsunami.

    Walaupun gerakan tanah akibat gempa dilaut itu horizontal, tetapi energi gempa tersebut besar, maka bisa mengakibatkan runtuhnya tebing-tebing / bukit dilaut yang otomatis gerakan runtuhannya adalah tegak lurus dengan permukaan laut. Jadi meskipun tidak terjadi gempa bumi yang secara langsung mengakibatkan gerakan tanah vertikal, tetapi karena kondisi tebing / bukit di laut sudah labil dan karena adanya gaya gravitasi dan arus laut sehingga mengakibatkan tanah longsor dan menyebabkan terjadinya Tsunami.

    Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Akibatnya, dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar, dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter.

    BalasHapus
  14. Tito sepriawan
    Xii ipa 4
    no absen 29

    Penyabab Intan berkilauan
    Karena ketika cahaya masuk kedalam intan maka sebelum cahaya tersebut keluar maka akanengalamipemantulan beberapa kali di dalam intan. Hal ini mudah terjadi karena intan memiliki indeks bias 2,4
    Diketahui : n1 = 2,4
    n2 = 1
    Ditanya : ik = ?
    Jawab : sin ik =

    sin ik =1/2,4
    sin ik = o,47
    = 24,6°

    Jadi, sudut kritis untuk intan adalah 24,6°. Artinya bila sinar datang dari intan menuju udara dengan sudut datang lebih besar dari 24,6°, maka sinar-sinar tersebut akan dipantulkan kembali ke intan. Oleh karenanya, intan dibentuk sedemikian sehingga hampir semua sinar datang ke permukaannya membentuk sudut yang lebih besar dari 24,6° sehingga sinar yang datang ke intan setelah masuk ke permukaan dalamnya akan dipantulkan sempurna. Akibatnya intan tampak berkilauan.

    Penyebab gelombang tsunami.
    Tsunami adalah gelombang laut yang terjadi karena adanya gangguan impulsif pada laut. Gangguan impulsif tersebut terjadi akibat adanya perubahan bentuk dasar laut secara tiba-tiba dalam arah vertikal atau dalam arah horizontal penyebabnya bisa karena gempa ataupun gunung meletus. Gerakan secara tiba-tiba ini menyebabkan permukaan air meninggi pada tempat yang mengalami gerakan impulsive tersebut. Kemudian permukaan ini bergerak sebagai gelomabang ke segala arah. Ketika mendekati pantai maka gelombang akan meningi karena daerahnya lebih dangkal dari daerah semula dan masuk kedaratan dan menhantam apa saja yang dilaluinya. Inilah yang disebut tsunami. Ketika gelombang tadi tidak melewati pantai, artinya menuju laut yang lebih dalam maka gelombangnya tidak meninggi. Itulah sebabnya gelombang Tsunami hanya terjadi di pantai, tidak di tengah laut yang jauh dari pantai.

    BalasHapus
  15. 1. Batu intan tampak berkilauan karena sinar yang masuk ke dalam berlian tersebut ketika akan keluar sebagian besar terlebih dahulu mengalami beberapa kali pemantulan sempurna oleh permukaan bagian dalam berlian. Pemantulan sempurna terhadap cahaya yang akan keluar tersebut mudah terjadi karena intan memiliki indeks bias 2,417 sehingga sudut kritisnya hanya 24 derajat.
    Batu intan dirancang agar dapat memantulkan kembali bagian terbanyak dari cahaya yang menimpa bagian depannya. Sebagian dari cahaya dipantulkan oleh bagian luar muka sebelah atas, dan sebagian lagi oleh bagian dalam muka sebelah atas. Hal inilah yang menyebabkan intan tampak berkilauan jika terlihat dari bagian depan, tetapi gelap/buram jika dilihat dari bagian belakang.
    2. Tsunami terjadi karena adanya gangguan impulsif terhadap air laut akibat terjadinya perubahan bentuk dasar laut secara tiba-tiba. Ini terjadi karena tiga sebab, yaitu : gempa bumi, letusan gunung api dan longsoran (land slide) yang terjadi di dasar laut. Dari ketiga penyebab tsunami, gempa bumi merupakan penyebab utama. Besar kecilnya gelombang tsunami sangat ditentukan oleh karakteristik gempa bumi yang menyebabkannya.
    Bagian terbesar sumber gangguan implusif yang menimbulkan tsunami dahsyat adalah gempa bumi yang terjadi di dasar laut.

    BalasHapus
  16. Nama : MAYA NOVIANASARI
    kelas : XII. IPA 4

    1. jawaban buat nomor satu nih miss

    Intan (dalam bahasa Yunani artinya “tak tertaklukkan”) adalah batu mulia satu-satunya yang terbuat dari satu elemen yaitu koolstof atau zat arang yang tulen yang juga terdapat pada tumbuh-tumbuhan, makhluk hidup serta berbagai macam batuan yang dibentuk oleh alam dalam kondisi temperatur dan tekanan bumi yang sangat tinggi selama miliaran tahun hingga muncul berlian yang kita kenal saat ini. Mula-mula nama julukan intan asal Yunani tersebut ditujukan untuk baja yang dianggap sebagai barang yang paling keras namun setelah menyadari kekerasan intan melebihi baja maka nama itu diambil ahli oleh intan. Nilai keras intan adalah 10 dalam daftar keras Mohs dan berat jenisnya 3,5 sampai 3,52. Intan tertua terdapat di India, sedangkan penemuan intan pertama di Afrika Selatan pada tahun 1870.
    Batu IntanDari semua batu mulia yang ada, intan bukan hanya batu yang paling keras tetapi juga mempunyai cahaya yang paling besar dan saringan cahaya terbesar. Warna-warna intan beraneka ragam seperti kuning, kuning muda, kebiru-biruan, merah, biru kehijau-hijauan, merah jambu, merah muda, kuning kecoklat-coklatan, hitam (dinamakan carbonado), hijau daun (jarang), dan yang paling umum dikenal adalah tak berwarna dan transparan. Intan dapat terbakar dalam tanur listrik pada suhu 2000 derajat selsius dan menjadi carbondioksida.

    Saat unsur karbon bergabung dengan unsur nitrogen itulah kristalisasi berlian berlangsung, terbentuklah berlian berwarna semu kuning. Jika makin banyak unsur nitrogen maka warna berlian akan semakin kuning, semakin sedikit unsur nitrogen maka semakin sedikit kekuningannya. Pada berlian yang sangat putih maka tidak ditemukan unsur nitrogen sama sekali. Berlian Hope yang berwarna biru dikarenakan adanya unsur boron di dalamnya, berlian berwarna hijau dikarenakan radiasi alamiah pada saat proses kristalisasi terjadi di dalam perut bumi dan berlian berwarna pink, merah dan cokelat disebabkan dari struktur-struktur atomnya yang rusak atau mengalami deformasi.

    Kilau intan dinamakan ‘cahaya’ (fire), sedangkan beningnya dinamai air. Sebutir intan yang beningnya sempurna dinamakan intan dari ‘air pertama’ sedangkan yang kelihatan sangat keruh dinamakan ‘air ketiga’. Sesungguhnya tidak semua intan atau berlian mahal, hanya sedikitlah dari mereka yang mahal. Dari hasil tambang dari seluruh dunia, 80 persen dari sekitar 150 juta karat atau 30 ton berlian merupakan berlian berkualitas buruk dan siap dihancurkan untuk bubuk keperluan industri seperti buat bahan gergaji, pisau bedah, alat bor, benda-benda elektronik sampai komponen pesawat terbang, roket luar angkasa dan banyak lainnya. Sisa 20 persen lainnya bisa untuk diasah dan dijadikan sebagai alat perhiasan dan hanya 1-2 persen saja yang benar-benar berkualitas bagus dan berharga mahal. Dunia industri menggunakan berlian sebagai penahan radiasi, penyerap panas dan melindungi dari kerusakan yang diakibatkan oleh bahan kimiawi.

    BalasHapus
  17. nama : safta pratama mr
    kelas : xii ipa 4

    1. intan merupakan zat padat yang bening berkilau dan merupakan zat
    yang paling keras.
    Setiap atom karbon dalam intan berada di pusat suatu tetrahedron dan
    terikat secara kovalen kepada 4 atom karbon lainnya yang berada di
    sudut tetrahedron tersebut. Struktur demikian berlanjut ke semua bagian
    intan membentuk suatu jaringan tiga di mensi yang kokoh dengan titik
    leleh dan titik didih yang sangat tinggi.

    2. Tsunami terutama disebabkan oleh gempabumi di dasar laut. Tsunami yang
    dipicu akibat tanah longsor di dasar laut, letusan gunungapi dasar laut, atau
    akibat jatuhnya meteor jarang terjadi.
    Namun tidak semua gempa bumi menyebabkan terjadinya Tsunami.
    Tsunami akan terjadi bila:
    • Pusat gempa terjadi di dasar laut.
    • Kedalaman pusat gempa kurang dari 60 km.
    • Kekuatan gempa mencapai lebih dari 7 skala richter.
    Di Indonesia pernah juga terjadi tsunami akibat letusan Gunung Karkatau,
    sebuah gunung yang terletak di tangah-tengah Selat Sunda. Kejadian ini
    terjadi pada tahun 1883, letusan Gunung Krakatau di Indonesia
    mengakibatkan Tsunami yang dahsyat. Ketika gelombangnya menyapu pantai
    Lampung dan Banten, kira-kira 5000 kapal hancur dan menenggelamkan
    banyak pulau kecil. Gelombang setinggi 12 lantai gedung ini, kira-kira 40 m,
    menghancurkan hampir 300 perkampungan dan menewaskan lebih dari
    36000 orang. Bahkan katanya bunyi letusan Gunung Krakatau ini mencapai
    Amerika Serikat.

    BalasHapus
  18. 2. ini jawaban kenapa bisa terjadi tsunami

    Tsunami adalah gelombang laut berskala besar yang disebabkan oleh pergerakan tiba-tiba dari lantai samudera. Pergerakan tiba-tiba ini dapat berupa gempabumi, letusan gunngapi yang sangat besar, atau adanya longsoran bawahlaut. Benturan meteorit juga dapat menyebabkan tsunami. Gelombang tsunami merambat di laut terbuka dengan sangat cepat dan membentuk gelombang besar ketika memdekati pantai / laut dangkal.

    Zona penunjaman dan area gesekan antara dua lempeng

    Zona penunjaman merupakan area yang potensial bagi bencana tsunami. Karena di zona ini akan banyak sekali dijumpai titik-titik pusat gempa dan rangkaian jalur gunungapi. Lebih jelasnya tentang gempa dan gunungapi ini, khususnya di Indoensia, dapat dilihat pada uraian terdahulu, “Tektonik Indonesia: Kondisi dan Potensinya”. Sedangkan bagaimana proses penunjaman itu berlangsung dapat dilihat pada postingan “Animasi Mekanisme Penunjaman Kerak Samudera”.

    Sebagian besar tsunami disebabkan oleh gempa bumi pada zona penunjaman, area dimana lempeng samudera berbenturan dan menunjam di bawah lempeng benua. Gesekan antara dua lempeng ini mengakumulasikan energi yang sangat besar yang sewaktu-waktu dapat dilepaskan secara tiba-tiba sebagai gempa bumi.

    Akumulasi energi yang menyebabkan penekukan perlahan pada lempeng benua

    Energi yang terakumulasi ini secara perlahan menyebabkan penekukan perlahan pada kerak benua. Meskipun kita yang tinggal di atasnya tidak akan merasakan penekukan tersebut. Akumulasi energi ini serupa dengan energi yang tersimpan kalau kita menekan sebuah pegas atau membengkokan batang rotan. Saat tekanan kita lepaskan, energi pada pegas atau rotan akan dilepaskan untuk mengembalikannya ke bentuk semula. Akumulasi energi pada lempeng benua ini dapat berlangsung dalam jangka waktu yang sangat lama, puluhan tahun atau bahkan abad.

    Akumulasi energi mencapai titik jenuh dan menyebabkan gempa bumi serta memulai tsunami

    Nah, kalau energi ini sudah mencapai titik jenuhnya, yaitu saat akumulasinya telah melampaui tekanan akibat gesekan lempeng samudera, akumulasi energi ini akan terlepaskan sebagai gempa bumi. Pergerakan tiba-tiba ini mengharuskan sejumlah besar massa air di atasnya harus segera berpindah tempat, kena gusur dan terpaksa mencari tempat menjauh dari titik pusat gempa. Kalau bebetulan di sekitarnya ada daratan, ya mereka rame-rame pindah ke daratan. Menyapu semua yang ada di atasnya, seperti yang terjadi di Aceh (2004).

    Gelombang tsunami bergerak menjauhi titik pusat gempa

    Tidak semua gempa bumi dapat mengakibatkan tsunami. Agar dapat terjadi tsunami, syaratnya antara lain; Titik pusat gempanya di laut, magnitude-nya besar (sekurang-kurangnya 6.5 skala Richter), terjadi pensesaran dip-slip, dan hiposentrum dangkal (kurang dari kedalaman 30 km).

    Tsunami dapat melintasi samudera dengan sangat cepat, gambar di bawah ini menunjukkan bagaimana tsunami yang terjadi di pantai Chile, tahun 1960, melintasi Samudera Pasifik dan tiba di Hawaii hanya sekitar 15 jam dan Jepang dalam waktu kurang dari 24 jam.

    Tsunami melintasi Samudera Pasifik

    Letusan gunungapi dalam skala sangat besar juga dapat menyebabkan tsunami. Salah satu contoh yang melegenda tentunya letusan Gunung Krakatau di Selat Sunda. Hal ini terjadi karena letusan tersebut menghancurkan dan mengangkat seluruh tubuh gunungapi ke udara, kemudian dihempaskan kembali ke lautan. Lebih jelasnya tentang letusan Gunung Krakatau dapat dibaca pada tulisan pak Awang Satyana yang sempat saya posting sebelumnya, “Krakatau 1883: Lethal Tsunami”.

    BalasHapus
  19. nama : thresia eka saputri
    kelas : XII IPA 4


    1.karena intan mempunyai Indeks Bias yg besar (n=2,4). Sudut kritis untuk pemantulan total sekira 24,5 derajad. Sinar yang datang lebih dari 24,5 derajad terhadap garis normal di permukaan intan yang dikenai cahaya akan dipantulkan sempurna. Intan dipotong sedemikian sehingga hampir semua sinar yang datang ke permukaannya membentuk sudut lebih besar dari 24,5 derajad. (Seluruh sinar yang masuk pada INTAN akan dipantulkan sempurna. Itulah sebabnya Intan akan tampak berkilauan).

    2. Tsunami adalah gelombang laut berskala besar yang disebabkan oleh pergerakan tiba-tiba dari lantai samudera. Pergerakan tiba-tiba ini dapat berupa gempabumi, letusan gunngapi yang sangat besar, atau adanya longsoran bawahlaut. Benturan meteorit juga dapat menyebabkan tsunami. Gelombang tsunami merambat di laut terbuka dengan sangat cepat dan membentuk gelombang besar ketika memdekati pantai / laut dangkal.
    Sebagian besar tsunami disebabkan oleh gempa bumi pada zona penunjaman, area dimana lempeng samudera berbenturan dan menunjam di bawah lempeng benua. Gesekan antara dua lempeng ini mengakumulasikan energi yang sangat besar yang sewaktu-waktu dapat dilepaskan secara tiba-tiba sebagai gempa bumi.
    Energi yang terakumulasi ini secara perlahan menyebabkan penekukan perlahan pada kerak benua. Meskipun kita yang tinggal di atasnya tidak akan merasakan penekukan tersebut. Akumulasi energi ini serupa dengan energi yang tersimpan kalau kita menekan sebuah pegas atau membengkokan batang rotan. Saat tekanan kita lepaskan, energi pada pegas atau rotan akan dilepaskan untuk mengembalikannya ke bentuk semula. Akumulasi energi pada lempeng benua ini dapat berlangsung dalam jangka waktu yang sangat lama, puluhan tahun atau bahkan abad.
    Nah, kalau energi ini sudah mencapai titik jenuhnya, yaitu saat akumulasinya telah melampaui tekanan akibat gesekan lempeng samudera, akumulasi energi ini akan terlepaskan sebagai gempa bumi. Pergerakan tiba-tiba ini mengharuskan sejumlah besar massa air di atasnya harus segera berpindah tempat, kena gusur dan terpaksa mencari tempat menjauh dari titik pusat gempa. Kalau bebetulan di sekitarnya ada daratan, ya mereka rame-rame pindah ke daratan. Menyapu semua yang ada di atasnya, seperti yang terjadi di Aceh (2004).

    BalasHapus
  20. Nama : Ebry Rahmat Praseja
    Kelas : XII IPA 4


    the answers :
    1. Berlian berasal dari bagian terdalam gunung berapi yang juga mengandung atom dan karbon. Pada kenyataannya berlian merupakan kristal transparan yang mengikat empat bagian karbon atom. Batu berlian terbawa kepermukaan bumi melalui letusan volkanik. Menurut penelitian, naiknya berlian kepermukaan bumi dikarenakan batu yang mencair. Berlian dikembangkan dari bermil-mil bagian dalam permukaan bumi, pada kerendahan 150 km (90 mil), pada tekanan kira-kira 5 giga pascal dengan temperatur sekitarnya 1200 derajat celcius (2200 derajat Fahrenheit). Berlian bisa menjadi bentuk alami lain sesuai tingginya tekanan, secara relatif pada saat temperatur rendah. Namun sangat disayangkan berlian tidak bisa terbentuk dari bawah laut.
    Diamonds have a high refractive index--which means they can really bend light rays. So light rays that shine into them will stay inside the diamond longer than they would inside glass, plastic, or any other material with a lower refractive index. And diamonds are cut to maximize this light capturing effect. All those sides and angles are carefully designed to keep incoming rays inside a long time--by making them bounce off as many walls as possible. Several physical elements are involved, including diffraction and refraction:
    According to Wikipedia, the definition of diffraction is:
    "Diffraction refers to various phenomena which occur when a wave encounters an obstacle."
    Diamonds sparkle based on refraction, defined by Wikipedia as:
    "Refraction is the change in direction of a wave due to a change in its speed."
    In sum, facets and their angles in and on the gem coupled with the natural attributes of diamonond mineral, cause light to 'bounce' within the diamond, and exit into your eyes, causing 'sparkle'.


    2. Tsunami adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombang tsunami dapat merambat ke segala arah. Tenaga yang dikandung dalam gelombang tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. Di laut dalam, gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500-1000 km per jam. Setara dengan kecepatan pesawat terbang. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1 meter. Dengan demikian, laju gelombang tidak terasa oleh kapal yang sedang berada di tengah laut. Ketika mendekati pantai, kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30 km per jam, namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapai puluhan meter. Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai, gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Akibatnya, dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar, dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter.


    BalasHapus
  21. Nama Resesi sukaisi
    Kelas XII IPA 4
    1. Karena Batu intan yang sudah diasah dirancang agar dapat memantulkan kembali bagian terbanyak dari cahaya yang menimpa bagian depannya. Sebagian dari cahaya dipantulkan oleh bagian luar muka sebelah atas, dan sebagian lagi oleh bagian dalam muka sebelah atas. Hal inilah yang menyebabkan intan tampak berkilauan jika terlihat dari bagian depan, tetapi gelap/buram jika dilihat dari bagian belakang.
    2. Tsunami adalah gelombang laut berskala besar yang disebabkan oleh pergerakan tiba-tiba dari lantai samudera. Pergerakan tiba-tiba ini dapat berupa gempabumi, letusan gunngapi yang sangat besar, atau adanya longsoran bawahlaut. Benturan meteorit juga dapat menyebabkan tsunami. Gelombang tsunami merambat di laut terbuka dengan sangat cepat dan membentuk gelombang besar ketika memdekati pantai / laut dangkal. Zona penunjaman merupakan area yang potensial bagi bencana tsunami. Karena di zona ini akan banyak sekali dijumpai titik-titik pusat gempa dan rangkaian jalur gunung api. Lebih jelasnya tentang gempa dan gunung api ini, khususnya di Indoensia, dapat dilihat pada uraian terdahulu,.
    Sebagian besar tsunami disebabkan oleh gempa bumi pada zona penunjaman, area dimana lempeng samudera berbenturan dan menunjam di bawah lempeng benua. Gesekan antara dua lempeng ini mengakumulasikan energi yang sangat besar yang sewaktu-waktu dapat dilepaskan secara tiba-tiba sebagai gempa bumi.

    Akumulasi energi yang menyebabkan penekukan perlahan pada lempeng benua
    Energi yang terakumulasi ini secara perlahan menyebabkan penekukan perlahan pada kerak benua. Meskipun kita yang tinggal di atasnya tidak akan merasakan penekukan tersebut. Akumulasi energi ini serupa dengan energi yang tersimpan kalau kita menekan sebuah pegas atau membengkokan batang rotan. Saat tekanan kita lepaskan, energi pada pegas atau rotan akan dilepaskan untuk mengembalikannya ke bentuk semula. Akumulasi energi pada lempeng benua ini dapat berlangsung dalam jangka waktu yang sangat lama, puluhan tahun atau bahkan abad.

    Akumulasi energi mencapai titik jenuh dan menyebabkan gempa bumi serta memulai tsunami

    Gelombang tsunami bergerak menjauhi titik pusat gempa
    Tidak semua gempa bumi dapat mengakibatkan tsunami. Agar dapat terjadi tsunami, syaratnya antara lain; Titik pusat gempanya di laut, magnitude-nya besar (sekurang-kurangnya 6.5 skala Richter), terjadi pensesaran dip-slip, dan hiposentrum dangkal (kurang dari kedalaman 30 km).

    BalasHapus
  22. 1. Mengapa intan tampak berkilauan ?
    Intan tampak berkilauan karena sinar yang masuk ke dalam intan tersebut ketika akan keluar sebagian besar terlebih dahulu mengalami beberapa kali pemantulan sempurna oleh permukaan bagian dalam berlian. Pemantulan sempurna terhadap cahaya yang akan keluar tersebut mudah terjadi karena intan memiliki indeks bias 2,417 sehingga sudut kritisnya hanya 24 derajat. Intan dipotong sedemikian sehingga hampir semua sinar yang datang ke permukaannya membentuk sudut lebih besar dari 2. Intan mempunyai Indeks Bias yg besar (n=2,4).
    Batu intan yang sudah diasah dirancang agar dapat memantulkan kembali bagian terbanyak dari cahaya yang menimpa bagian depannya. Sebagian dari cahaya dipantulkan oleh bagian luar muka sebelah atas, dan sebagian lagi oleh bagian dalam muka sebelah atas. Hal inilah yang menyebabkan intan tampak berkilauan jika terlihat dari bagian depan, tetapi gelap/buram jika dilihat dari bagian belakang.

    BalasHapus
  23. 2. Jelaskan bagaimana terjadinya gelombang tsunami ?

    Diawali dengan gerakan lempeng bumi yang berupa patahan (fault) dimana salah satu sisi lempeng naik ke atas dan sisi lainnya turun ke bawah. Kondisi ini menyebabkan terjadinya kekosongan volume air laut dalam jumlah sangat besar pada titik patahan.

    Akibat gerakan ini menimbulkan kehilangan energi pada muka air laut (ditandai dengan efek air laut surut) dimana air laut seperti terhisap utk mengisi kekosongan volume air laut sebelumnya.

    Sesaat setelah itu adanya tekanan yg besar dari pusat patahan (akibat pelepasan energi gesekan lempeng) dan gerakan balik air laut yang mengisi ruang kosong tadi secara berlebihan mengakibatkan terjadinya arus balik air laut yang volumenya lebih besar dibandingkan air laut yang dihisap sebelumnya. Jumlah air laut dan tekanan yang besar ini mengakibatkan tsunami terjadi begitu dahsyat hingga mencapai puluhan meter tingginya.
    Gelombang tsunami biasanya memiliki kecepatan yang dapat mencapai ratusan kilometer per jam. Kecepatan ini berhubungan dengan kedalaman laut ditempat terjadinya gelombang tersebut. Kecepatan dari gelombang ini kemudian akan berkurang ketika mendekati pantai, dan diringi dengan peningkatan tinggi gelombang yang dapat mencapai puluhan meter serta membawa energi yang sangat dahsyat karena terjadi penumpukan massa air laut.
    Proses terjadinya tsunami dapat dijelaskan sebagai berikut:
    a.Gempa bawah laut merenggutkan massa besar air laut dalam satu hentakan kuat.
    b.Gelombang balik air menerjang dengan kecepatan hingga 800 Km/jam
    c.Mendekati pantai, gelombang melambat namun mendesak ke atas.
    d.Gelombang menghempas ke daratan dan menghancurkan apapun di belakang pantai.

    Hubungan antara Tsunami dengan Fisika Peristiwa Gelombang Tsunami bisa dijelaskan menggunakan Fisika yaitu penjalaran gelombang secara transversal atau Tegak lurus denganarah rambatannya. Ketinggian gelombang tsunami sangat dipengaruhi oleh panjang gelombang. Sebuah tsunami memiliki panjang gelombang ratusan km, berperilaku sebagai gelombang air-dangkal yaitu sebuah gelombang ketika perbandingan kedalaman air dengan panjang gelombangnya, lebih kecil dari 0,05.
    Rumus kecepatan gelombang air-dangkal adalah :
    v =√(g.d)
    Keterangan :
    • g (Percepatan gravitasi)
    • d (Kedalaman air)
    • v (Kecepatan gelombang air-dangkal)
    Namun, energi yang dikandung gelombang tidaklah berkurang banyak. Ini sesuai hubungan laju energi yang hilang (energi loss rate)yaitu “gelombang berjalan berbanding terbalik dengan panjang gelombangnya”, dengan kata lain “semakin besar panjang gelombangnya maka semakin sedikit energi yang hilang”, sehingga energi yang dikandung tsunami bisa dianggap konstan. Karena energinya konstan, berkurangnya kecepatan akan membuat ketinggian gelombang (amplitudo) bertambah. Ilmuwan mencatat dengankecepatan 1.000 km/jam menuju pantai, tinggi gelombang bisamengalami kenaikan sampai 30 meter. Teori lain juga menjelaskan bahwa semakin dangkal lautnya, maka gelombang akan melambat dan meninggi. Hal ini dikarenakan bagian depan gelombang melambat dan terdorong oleh bagian belakang gelombang sehingga meninggi.

    BalasHapus
  24. MIN
    XII IPA 4

    1. Intan berkilau karena dapat memantulkan cahaya yang diterima dan karena ada cahaya. Sama seperti bulan yang memantulkan cahaya matahari. intan tidak akan bersinar di tempat gelap.

    2. proses terjadinya tsunami
    1). karena gempa
    - terjadi gempa di laut sehingga membentuk patahan
    - lalu air masuk dari dari arah pantai dan laut menyebabkan air di daerah pantai surut
    - karena intensitas air dari arah laut lebih banyak maka langsung mengarah ke daerah pantai dengan kecepatan tinggi, dan tidak ada hambatan dari air di daerah pantai
    - menyebabkan Tsunami.
    2). karena letusan gunung berapi di laut (cth: krakatau)
    - gunung meletus dan hancur
    - batu yang jatuh menyebabkan gelombang pada air laut
    - jika besar bisa menyebabkan tsunami
    3). karena meteor yang sangat besar jatuh di laut menyebabkan gelombang tinggi, jika dekat daratan dapat menyebabkan tsunami.


    "anti mainstream"

    BalasHapus
  25. Name : Muhammad Yoga
    Class : XII Sains 4

    The Answer is :
    1. Looks beautiful sparkling diamonds as the perfect reflection of events. Total reflection may not occur if the light comes and the less dense medium to a more dense medium. If a beam of light came and the more dense medium to a less dense medium, the refracted rays will be away from the normal line. All incoming light to be reflected, refracted and no light into the diamond when it will be out most of the first several times by a total reflection surface in the diamond section. Total reflection of the light has a refractive index of 2.417 so that the critical angle is only 24 degrees.

    2. Tsunamis are usually associated with earthquakes. This earthquake is the vibration of the ground which is the result of an elastic wave that propagates through the Earth's mass. This wave can be sourced from the volcano explosion (volcanic earthquakes), debris, or from the movement of the earth plates (tectonic). Which is our focus today is on the type of tectonic earthquake, because of the variety of events there, this is the most earthquake being the cause of the onset of the tsunami waves.
    Tectonic shift in Earth's mass is due to collisions that occur on the earth plate. Insight is that the earth's plates are always moving and jostling each other. By the time the two earth plates meet, when it was no accumulation of energy, then detached and cause vibrations that can be felt on the surface of the earth. These events often occur on oceanic plates because of its thinner than continental crust causing further disruption to the existing mass of sea water on it. As a result of this gangguang one of which is the occurrence of a tsunami wave.
    In accordance with the above-described, the tsunami is a series of ocean waves with very large wavelength caused by the disruption of the sea. This disorder is usually caused by many things, such as:
    1. earthquake
    2. landslide
    3. Merapi eruption
    4. dropping meteorites
    Tsunami waves typically have speeds that can reach hundreds of kilometers per hour. Speed ​​is related to the depth of the ocean waves in place. Velocity of these waves will then be reduced when approaching the coast, and lacks the increasing wave height that can reach tens of meters and bring tremendous energy because of the accumulation of sea water masses.

    BalasHapus
  26. Nama : Muhammad Wahyu Fadli
    Kelas : XII IPA 4

    Jawaban No 1
    ntan merupakan zat padat yang bening berkilau dan merupakan zat yang paling keras. Setiap atom karbon dalam intan berada di pusat suatu tetrahedron dan terikat secara kovalen kepada 4 atom karbon lainnya yang berada di sudut tetrahedron tersebut. Struktur demikian berlanjut ke semua bagian intan membentuk suatu jaringan tiga di mensi yang kokoh dengan titik leleh dan titik didih yang sangat tinggi.
    Selain itu INTAN mempunyai Indeks Bias yg besar (n=2,4). Sudut kritis untuk pemantulan total sekira 24,5 derajad. Sinar yang datang lebih dari 24,5 derajad terhadap garis normal di permukaan intan yang dikenai cahaya akan dipantulkan sempurna. Intan dipotong sedemikian sehingga hampir semua sinar yang datang ke permukaannya membentuk sudut lebih besar dari 2...
    Jawaban No 2
    Tsunami adalah gelombang laut berskala besar yang disebabkan oleh pergerakan tiba-tiba dari lantai samudera. Pergerakan tiba-tiba ini dapat berupa gempabumi, letusan gunngapi yang sangat besar, atau adanya longsoran bawahlaut. Benturan meteorit juga dapat menyebabkan tsunami. Gelombang tsunami merambat di laut terbuka dengan sangat cepat dan membentuk gelombang besar ketika memdekati pantai / laut dangkal.
    Zona penunjaman dan area gesekan antara dua lempeng
    Zona penunjaman merupakan area yang potensial bagi bencana tsunami. Karena di zona ini akan banyak sekali dijumpai titik-titik pusat gempa dan rangkaian jalur gunungapi. Lebih jelasnya tentang gempa dan gunungapi ini, khususnya di Indoensia, dapat dilihat pada uraian terdahulu, “Tektonik Indonesia: Kondisi dan Potensinya”. Sedangkan bagaimana proses penunjaman itu berlangsung dapat dilihat pada postingan “Animasi Mekanisme Penunjaman Kerak Samudera”.
    Sebagian besar tsunami disebabkan oleh gempa bumi pada zona penunjaman, area dimana lempeng samudera berbenturan dan menunjam di bawah lempeng benua. Gesekan antara dua lempeng ini mengakumulasikan energi yang sangat besar yang sewaktu-waktu dapat dilepaskan secara tiba-tiba sebagai gempa bumi.
    Akumulasi energi yang menyebabkan penekukan perlahan pada lempeng benua
    Energi yang terakumulasi ini secara perlahan menyebabkan penekukan perlahan pada kerak benua. Meskipun kita yang tinggal di atasnya tidak akan merasakan penekukan tersebut. Akumulasi energi ini serupa dengan energi yang tersimpan kalau kita menekan sebuah pegas atau membengkokan batang rotan. Saat tekanan kita lepaskan, energi pada pegas atau rotan akan dilepaskan untuk mengembalikannya ke bentuk semula. Akumulasi energi pada lempeng benua ini dapat berlangsung dalam jangka waktu yang sangat lama, puluhan tahun atau bahkan abad.
    Akumulasi energi mencapai titik jenuh dan menyebabkan gempa bumi serta memulai tsunami. Nah, kalau energi ini sudah mencapai titik jenuhnya, yaitu saat akumulasinya telah melampaui tekanan akibat gesekan lempeng samudera, akumulasi energi ini akan terlepaskan sebagai gempa bumi. Pergerakan tiba-tiba ini mengharuskan sejumlah besar massa air di atasnya harus segera berpindah tempat, kena gusur dan terpaksa mencari tempat menjauh dari titik pusat gempa. Kalau bebetulan di sekitarnya ada daratan, ya mereka rame-rame pindah ke daratan. Menyapu semua yang ada di atasnya, seperti yang terjadi di Aceh (2004). Gelombang tsunami bergerak menjauhi titik pusat gempa
    Tidak semua gempa bumi dapat mengakibatkan tsunami. Agar dapat terjadi tsunami, syaratnya antara lain; Titik pusat gempanya di laut, magnitude-nya besar (sekurang-kurangnya 6.5 skala Richter), terjadi pensesaran dip-slip, dan hiposentrum dangkal (kurang dari kedalaman 30 km).

    BalasHapus
  27. Nama : Nizuar Sabarta
    Kelas : XII IPA 4

    1. Mengapa Intan tampak berkilauan ?
    Jawab : Karena, sinar yang datang ke intan/ masuk ke dalam permukaannya membentuk sudut yang lebih besar dari sudut krisis intan itu sendiri, sehingga intan dapat memantulkan kembali semua sinar yang datang kepadanya. Itulah akibatnya jika terkena sinar intan tampak berkilauan.


    2. Jelaskan bagaimana terjadinya gelombang tsunami ?
    Jawab : Tsunami adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombang tsunami dapat merambat ke segala arah. Tenaga yang dikandung dalam gelombang tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. Di laut dalam, gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500-1000 km per jam. Setara dengan kecepatan pesawat terbang. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1 meter. Dengan demikian, laju gelombang tidak terasa oleh kapal yang sedang berada di tengah laut. Ketika mendekati pantai, kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30 km per jam, namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapai puluhan meter. Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai. Kerusakan dan korban jiwa yang terjadi karena Tsunami bisa diakibatkan karena hantaman air maupun material yang terbawa oleh aliran gelombang tsunami. Besar Gelombang tsunami tergantung Magnitudo nya.

    Sekian, Terima kasih

    BalasHapus
  28. Nama: Selvi Yestika
    Kelas: XII IPA 4

    1. Intan terlihat berkilauan.
    Berlian tampak berkilauan karena sinar yang masuk ke dalam berlian tersebut ketika akan keluar sebagian besar terlebih dahulu mengalami beberapa kali pemantulan sempurna oleh permukaan bagian dalam berlian. Pemantulan sempurna terhadap cahaya yang akan keluar tersebut mudah terjadi karena intan memiliki indeks bias 2,417 sehingga sudut kritisnya hanya 24 derajat.

    2. Penyebab terjadinya tsunami


    Skema terjadinya tsunami
    Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus, misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau.
    Gerakan vertikal pada kerak bumi, dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba, yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.
    Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi, dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Bila tsunami mencapai pantai, kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya. Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter, namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer.
    Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi, dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua.
    Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Akibatnya, dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar, dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter.
    Gempa yang menyebabkan tsunami
    • Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0 - 30 km)
    • Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 6,5 Skala Richter
    • Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun
    • Jika cahaya yang merambat pada suatu medium berpindah ke medium yang lain, maka pada batas kedua medium tersebut akan terjadi pembiasan atau pembelokan arah. Hal ini disebabkan karena kecepatan cahaya dalam kedua medium tersebut tidak sama. Semakin besar kerapatan suatu medium, makin kecil kecepatan cahaya yang melewatinya.

    BalasHapus
  29. Nama: Recki Agustoni
    Kelas: XII IPA 4

    1. Intan terlihat berkilauan.
    Berlian tampak berkilauan karena sinar yang masuk ke dalam berlian tersebut ketika akan keluar sebagian besar terlebih dahulu mengalami beberapa kali pemantulan sempurna oleh permukaan bagian dalam berlian. Pemantulan sempurna terhadap cahaya yang akan keluar tersebut mudah terjadi karena intan memiliki indeks bias 2,417 sehingga sudut kritisnya hanya 24 derajat.dan INTAN mempunyai Indeks Bias yg besar (n=2,4). Sudut kritis untuk pemantulan total sekira 24,5 derajad. Sinar yang datang lebih dari 24,5 derajad terhadap garis normal di permukaan intan yang dikenai cahaya akan dipantulkan sempurna. Intan dipotong sedemikian sehingga hampir semua sinar yang datang ke permukaannya membentuk sudut lebih besar dari 24,5 derajad. (Seluruh sinar yang masuk pada INTAN akan dipantulkan sempurna. Itulah sebabnya Intan akan tampak berkilauan)

    2.Proses Terjadinya Tsunami
    Proses terjadinya tsunami dapat dijelaskan sebagai berikut:
    • Gempa bawah laut merenggutkan massa besar air laut dalam satu hentakan kuat.
    • Gelombang balik air menerjang dengan kecepatan hingga 800 Km/jam
    • Mendekati pantai, gelombang melambat namun mendesak ke atas.
    • Gelombang menghempas ke daratan dan menghancurkan apapun di belakang pantai.
    dan Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus, misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau.

    Gerakan vertikal pada kerak bumi, dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba, yang mengakibatkan gangguan kesetimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.

    Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi, dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Bila tsunami mencapai pantai, kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya. Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter, namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer.

    Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi, dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua.

    Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Akibatnya, dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar, dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter.
    Syarat-syarat terjadinya Tsunami

    * Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0 – 30 km)
    * Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 6,5 Skala Richter
    * Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun.

    sekian terima kasih

    BalasHapus
  30. nama : edwan kiko
    kelas : vii ipa 4

    1 intan berkilau karena intan dapat memantulkan semua warna sehinga kelihatan berkilau tapi saat di ruangan gelap intan tidak kelihatan

    2 gelombang tsunami salah satunya. karena gempa
    terjadi gempa di laut sehingga membentuk patahan lalu air masuk dari dari arah pantai dan laut menyebabkan air di daerah pantai surut karena intensitas air dari arah laut lebih banyak maka langsung mengarah ke daerah pantai dengan kecepatan tinggi, dan tidak ada hambatan dari air di daerah pantai menyebabkan Tsunami.

    BalasHapus
  31. Nama : Hodijah Sari
    Kelas : XII IPA 4

    1. Karena intan memiliki bentuk geometri tetrahedral yang membentuk banyak sudut. Sesuai dengan hukum pembiasan cahaya yaitu
    *Sinar datang, sinar bias dan garis normal terletak pada satu bidang.
    *Perbandingan sinus sudut datang dan sinus sudut bias cahaya yang memasuki bidang batas dua medium yang berbeda selalu bernilai tetap (konstan). Maka sudut yang dimiliki intan berpengaruh besar terhadap indeks bias. Indeks bias intan adalah 2,42 , ketika cahaya datang maka cahaya akan dibiaskan dan akan terlihat berkilau.

    2.Tsunami terjadi karena adanya gangguan impulsif terhadap air laut akibat terjadinya perubahan bentuk dasar laut secara tiba-tiba. Ini terjadi karena tiga sebab, yaitu : gempa bumi, letusan gunung api dan longsoran (land slide) yang terjadi di dasar laut. Dari ketiga penyebab tsunami, gempa bumi merupakan penyebab utama. Besar kecilnya gelombang tsunami sangat ditentukan oleh karakteristik gempa bumi yang menyebabkannya.
    Bagian terbesar sumber gangguan implusif yang menimbulkan tsunami dahsyat adalah gempa bumi yang terjadi di dasar laut. Walaupun erupsi vulkanik juga dapat menimbulkan tsunami dahsyat, seperti letusan gunung Krakatau pada tahun 1883.
    Gempa bumi di dasar laut ini menimbulkan gangguan air laut, yang disebabkan berubahnya profil dasar laut. Profil dasar laut iniumumnya disebabkan karena adanya gempa bumi tektonik yang bisa menyebabkan gerakan tanah tegak lurus dengan permukaan air laut atau permukaan bumi. Apabila gerakan tanah horizontal dengan permukaan laut, maka tidak akan terjadi tsunami.
    Apabila gempa terjadi didasar laut, walaupun gerakan tanah akibat gempa ini horizontal, tetapi karena energi gempa besar, maka dapat meruntuhkan tebing-tebing (bukit-bukit) di laut, yang dengan sendirinya gerakan dari runtuhan in adalah tegak lurus dengan permukaan laut. Sehingga walaupun tidak terjadi gempa bumi tetapi karena keadaan bukit/tebing laut sudah labil, maka gaya gravitasi dan arus laut sudah bisa menimbulkan tanah longsor dan akhirnya terjadi tsunami. Hal ini pernah terjadi di Larantuka tahun 1976 dan di Padang tahun 1980.
    Gempa-gempa yang paling mungkin dapat menimbulkan tsunami adalah :
    1. Gempa bumi yang terjadi di dasar laut.
    2. Kedalaman pusat gempa kurang dari 60 km.
    3. Magnitudo gempa lebih besar dari 6,0 Skala Richter.
    4. Jenis pensesaran gempa tergolong sesar naik atau sesar turun. Gaya-gaya semacam ini biasanya terjadi pada zona bukaan dan zona sesar.
    Lida (1970) berdasarkan data tsunami di Jepang menunjukkan bahwa gempa yang menimbulkan tsunami sebagian besar merupakan gempa yang mempunyai mekanisme fokus dengan komponen dip-slip, yang terbanyak adalah tipe thrust (sesar naik) misalnya tsunami Japan Sea 1983 dan Flores 1992 dan sebagian kecil tipe normal (sesar turun) misalnya sanriku Jepang 1993 dan Sumba 1977. gempa dengan mekanisme fokus strike slip (sesar mendatar) kecil sekali kemungkinan untuk menimbulkan tsunami.

    BalasHapus
  32. 1. Intan merupakan zat padat yang bening berkilau dan merupakan zat yang paling keras.
    Setiap atom karbon dalam intan berada di pusat suatu tetrahedron dan terikat secara kovalen kepada 4 atom karbon lainnya yang berada di sudut tetrahedron tersebut. Struktur demikian berlanjut ke semua bagian intan membentuk suatu jaringan tiga di mensi yang kokoh dengan titik leleh dan titik didih yang sangat tinggi.

    2. Diawali dengan gerakan lempeng bumi yang berupa patahan (fault) dimana salah satu sisi lempeng naik ke atas dan sisi lainnya turun ke bawah. Kondisi ini menyebabkan terjadinya kekosongan volume air laut dalam jumlah sangat besar pada titik patahan.

    Akibat gerakan ini menimbulkan kehilangan energi pada muka air laut (ditandai dengan efek air laut surut) dimana air laut seperti terhisap utk mengisi kekosongan volume air laut sebelumnya.

    Sesaat setelah itu adanya tekanan yg besar dari pusat patahan (akibat pelepasan energi gesekan lempeng) dan gerakan balik air laut yang mengisi ruang kosong tadi secara berlebihan mengakibatkan terjadinya arus balik air laut yang volumenya lebih besar dibandingkan air laut yang dihisap sebelumnya.

    Jumlah air laut dan tekanan yang besar ini mengakibatkan tsunami terjadi begitu dahsyat hingga mencapai puluhan meter tingginya.

    BalasHapus
  33. 1.mengapa intau berkilau
    diamond sparkles as light into the diamond when it will be out most of the first several times by a total reflection surface in the diamond . Total reflection of the light that will come out easily happen because the diamond has a refractive index of 2.417 so that the critical angle is only 24 derajat.Intan solids sparkling clear and is the hardest substance .
    Each carbon atom in diamond is in the center of a tetrahedron and covalently bonded to four other carbon atoms that are in the corners of a tetrahedron . Thus the structure of all parts of the diamond continues to form a network in the three dimensions of a solid with a melting point and boiling point is very high .

    2 . terjadinya gelombang tsunami
    Beginning with the movement of tectonic plates in the form of fracture ( fault ) in which one side of the plate up to the top and down the other side down . This condition causes the void volume of sea water in a very large sum at the point of fracture .

    As a result of this movement lead to the loss of energy at sea level ( indicated by the effect of low tide ) where the sea water as inhaled For filling the void volume of sea water before.

    Shortly after that a big pressure from the center of the fault ( due to release energy friction plates ) and the movement of water through the ocean that fills the empty space had resulted in excessive backflow of sea water whose volume is greater than previously smoked sea water .

    Amount of sea water and great pressure resulting tsunami so devastating to tens of meters in height .

    BalasHapus
  34. Nama : Mugitio Aji Kusuma
    Kelas : XII IPA 4


    1. Intan berkilau karena intan dapat memantulkan cahaya yg d terimanya kemudian karena intan memiliki banyak sudut, terjadinya pemantulan sempurna d dalam bidang-bidang dalam intan sebelum cahaya keluar......

    2. Salah satu penyebab terjadinya glombang tsunami adalah pada saat gempa yang terjadi di dasar laut, pada saat gempa maka akan terjadi pergeseran lempeng yang mengakibatkan terdapatnya cela kosong, yang di mana cela kosong itu akan di isi dengan cepat oleh air laut, kemudian pada saat kecepatan air yg masuk itu memenuhi cela kosong itu dng penuh, maka secara spontan kecepatan air yg masuk itu akan memantul keluar akibat dari telah penuhnya volume yg ada dalam patahan tadi, kecepatan pantulan air yg secara sepontan inilah yang mengakibatkan glomabang tsunami,.......

    BalasHapus
    Balasan
    1. nama : Abdul Apandi
      kelas : xii ipa 4

      1.intan dipotong sedemikian rupa sehingga sinar yang masuk kedalam intan dipantulkan sempurna.setelah beberapa kali pemantulan sempurna, sinar akan keluar intan tanpa kehilangan energinya. sinar yang keluar ini yang menyebabkan intan terlihat berkilauan.

      2. Tsunami terjadi dengan proses, pada saat itu terjadi gempa, longsor, atau letusan gunung berapi, terjadi pula kekosongan di tempat tertentu. kekosongan itu diisi oleh air secara mendadak. akibatnya, terjadi gelombang yang cukup besar. setelah pengisian itu, terjadi lagi pelimpahan yang mengakibatkan gelombang besar.

      mula-mula, air laut menjadi surut dengan tiba-tiba. surutnya sangat jauh dari yang biasa laut menjadi kering, seperti keajaiban. pada saat itu, sedang terjadi pengisian kekosongan tadi. setelah itu, barulah terjadi gelombang besar yang bisa melebihi gelombang biasa. proses ini bisa terjadi beberapa kali. jadi, setelah gelombang besar menghempas ke pantai, lalu surut kembali dengan tiba-tiba dan mengisap semua yang berada pada sapuan gelombang tadi.

      sumber:

      Surya, Yohannes.2008."IPA Fisika Gasing 2 Kls VIII".Jakarta:Grasindo.

      Indra, Jaya Nauman.2007."Mengenal Laut Kita".Jakarta:Ganeca Exact.

      Hapus